Halaman

Rabu, 25 April 2012

Perintah Shutdown pada Sistem Linux

Sistem Linux seperti halnya sistem operasi yang lain kadang memerlukan proses shutdown untuk beberapa hal berikut:

Perawatan umum
Saat sistem Linux di-restart maka ia akan melakukan perawatan umum seperti membersihkan temporary files folder dan memeriksa integritas file sistem. Proses zombie juga akan dimusnahkan saat sistem di-restart. Proses zombie adalah suatu proses yang telah selesai dieksekusi tapi masih memiliki data identitas pada tabel proses.

Kegagalan sistem
Saat sistem mengalami crash/hang maka biasanya diperlukan proses restart/shutdown yang berguna untuk membersihkan program bermasalah yang sedang dieksekusi CPU atau program lain yang berada di RAM. Kedua hardware tersebut bersifat volatile yang artinya jika tidak dialiri arus listrik maka data di dalamnya akan musnah atau terhapus.

Update sistem
Beberapa update yang berhubungan dengan keseluruhan sistem operasi memerlukan proses restart/reboot seperti proses saat update kernel.

Beberapa perintah yang bisa dipakai untuk mematikan atau me-restart sistem Linux secara aman adalah halt, reboot, dan shutdown. Dari ketiga peritah tersebut, shutdown adalah peritah yang paling umum dipakai untuk mematikan dan me-restart sistem Linux.

Beberapa atribut bisa ditambahkan pada perintah shutdown ini, antara lain:

1. Shutdown (Power off)
  sudo shutdown -P now
Peritah di atas akan membuat komputer mati secepatnya.

2. Restart
  sudo shutdown -r 2
Peritah di atas akan membuat komputer restart dalam hitungan 2 menit.

3. Halt
  sudo shutdown -h 1
Peritah di atas akan membuat komputer berada dalam kondisi halt yakni membuat semua harddisk berada pada mode standby sesaat sebelum terjadi power off. Saat berada pada kondisi standby, write cache pada harddisk dihapus.

Perbedaan halt dengan power off adalah proses halt akan menghentikan semua kerja CPU (Central Processing Unit) tanpa mematikan komputer sedangkan power off akan mengirimkan perintah ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) untuk memberitahu PSU (Power Supply Unit) agar memutus aliran listrik ke motherboard.

Proses shutdown bisa dibatalkan dengan menekan tombol Ctrl+C atau dengan memberi perintah:
  sudo shutdown -c
Selain itu opsi -v bisa dipakai untuk mengetahui informasi lengkap (verbose) saat proses shutdown dijalankan, contoh:
  sudo shutdown -v -h 1

Semoga bermanfaat :D

2 komentar:

  1. thanks atas sharenya gan :-D
    slm kenal
    titoseptiawan

    BalasHapus
  2. apa semua linux bisa d shutdown pakai init 0..??

    BalasHapus